Doa Haji dan Umrah:

Kumpulan Doa Ma'tsurat yang shahih dari Nabi ﷺ
Ketika seseorang memulai sa'i antara Safa dan Marwah, disunatkan menghadap kiblat seraya mengucapkan, "Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata. Tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, serta Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata. Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri golongan-golongan yang bersekutu." Dibaca tiga kali dan berdoa di antara Safa dan Marwah dengan doa yang dia kehendaki.

Jika seseorang minum air Zamzam, disunatkan baginya untuk berdoa memohon kesembuhan dan semacamnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya." Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, jika beliau minum air Zamzam, dia berdoa seraya mengucapkan, "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."

Seseorang membaca dalam tawaf, "Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, Engkau Maha Mulia lagi Maha Pemurah." (HR. Thabarani)

Disunatkan bagi orang tawaf mengucapkan antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka. (HR. Abu Dawud)

Jika seseorang memulai tawaf, dia mengucapkan, "Mahasuci Allah, Segala puji bagi Allah. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Allah Maha Besar, dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. (HR. Ibnu Majah)

Jika seseorang memasuki Masjidil Haram, dia mengucapkan, "Dengan nama Allah, semoga shalawat dan salam tercurah kepada Rasulullah. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu. Aku berlindung kepada Allah Yang Mahaagung, dengan wajah-Nya yang mulia dan kekuasaan-Nya yang abadi, dari godaan setan yang terkutuk.

Jika seseorang memasuki keadaan ihram, disyariatkan baginya untuk mengucapkan talbiyah seraya mengucapkan, "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu." Apabila sampai di Ka'bah, maka dia berhenti mengucapkan talbiyah.