Doa dalam Shalat:

Kumpulan Doa Ma'tsurat yang shahih dari Nabi ﷺ
Bentuk shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, " Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Doa setelah tasyahhud akhir sebelum salam, "Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu."

Doa setelah tasyahhud akhir sebelum salam, "Sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang besar. Tiada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Doa setelah tasyahhud akhir sebelum salam, "Ya Allah, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dosa yang aku lakukan dengan melampaui batas, dan dosa yang Engkau lebih mengetahui dariku. Engkau Maha terdahulu dan Engkau Maha terkemudian. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Doa setelah tasyahhud akhir sebelum salam, "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Dajjal."

Di antara doa shalat witir adalah "Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah, dan kepada-Mu kami shalat dan sujud, hanya untuk-Mu kami berusaha dan beramal, kami mohon rahmat-Mu dan kami takut dari azab-Mu. Sesungguhnya azab-Mu akan menimpa orang-orang yang kafir. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolongan-Mu, kami memohon ampunan-Mu, kami memuji-Mu dengan segala kebaikan, dan kami tidak mengingkari-Mu. Kami beriman kepada-Mu, kami tunduk kepada-Mu, dan kami berlepas diri dari orang yang mengingkari-Mu."

Doa shalat witir, "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu dan aku berlindung dengan keselamatan dari-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari azab-Mu, aku tidak dapat menghitung pujian terhadap-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji atas diri-Mu."

Doa shalat witir, "Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan bersama orang-orang yang Engkau beri keselamatan, dan lindungilah aku bersama orang-orang yang Engkau lindungi, Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau tetapkan, karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan atas diri-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Engkau Maha Tinggi."

Doa antara dua sujud, "Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, berilah petunjuk kepadaku, dan berilah aku rezeki."

Doa sujud tilawah, "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menjadikan dan membentuknya, serta memberi pendengaran dan penglihatan dengan kekuatan dan kekuasaan-Nya. Ya Allah, tuliskanlah untukku pahala di sisi-Mu dengan sujud ini, jadikanlah sujud ini tabungan untukku di sisi-Mu, hapuskanlah dariku dosa dengan sujud ini, dan terimalah sujud ini dariku sebagaimana Engkau menerimanya dari hamba-Mu Dawud 'alaihissalam."

Di antara doa-doa dalam sujud adalah 'Wahai Yang Membolak-balikkan hati dan penglihatan, teguhkan hatiku di atas agama-Mu.'

Ketika mengangkat kepala dari ruku, maka dia mengucapkan, 'Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu. Engkau adalah pemilik segala pujian dan kemuliaan, yang paling benar yang dikatakan oleh hamba: dan kami semua adalah hamba-Mu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau halangi, serta tidak berguna kekayaan bagi orang yang memiliki kekayaan di hadapan-Mu."

Di antara doa istiftah, "Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kebesaran-Mu. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau.

Di antara doa istiftah, "Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan-Nya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dan dengan demikian itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang yang berserah diri. Ya Allah, Engkau Maha Penguasa. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau adalah Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menzalimi diriku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah dosa-dosaku seluruhnya, sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau. Dan tunjukilah aku kepada akhlak yang terbaik, tiada yang dapat memberi petunjuk kepada akhlak yang terbaik selain Engkau. Dan jauhkanlah aku dari akhlak yang buruk, tiada yang dapat menjauhkan akhlak buruk dariku selain Engkau. Aku memenuhi panggilan-Mu, kebahagiaan dan kebaikan ada pada-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu, sedangkan keburukan tidak datang dari-Mu. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu."

Doa yang dibaca setelah takbiratul ihram (doa istiftah), "Ya Allah, jauhkanlah antaraku dan kesalahanku sebagaimana engkau menjauhkan timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah aku dari kesalahan sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan dengan salju, air, dan embun."

Saat mendengar azan, seseorang disarankan mengucapkan seperti yang diucapkan oleh muadzin. Dan ketika sampai pada kalimat "marilah menuju shalat, marilah menuju keberuntungan' dia mengucapkan, Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, kemudian dia bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berdoa, "Ya Allah, Rabb dari seruan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau pada kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan." Disebutkan dalam hadits, "Siapa yang membaca doa tersebut, maka dia akan memperoleh syafa'at Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari kiamat."

Doa setelah wudhu, "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang bertobat dan menyucikan diri." Disebutkan dalam hadits, "Pintu-pintu surga yang delapan dibuka untuknya hingga dia bisa masuk dari pintu mana saja yang dia kehendaki."